CLEAR and CLARIFY #PART8

Well berusaha komit untuk setiap hari nulis, ternyata kemaren lgsg tepar setelah sampaj rumH sehabis bukber di Sekolah Pa Suami

Ada hal menarik yg bisa saya ceritakan terkait poin CLEAR and CLARIFY, jadi ceritanya sebelum saya berangkat ke Sekolah Pa Suami di daerah Pasir Impun, saya ada jdwal meeting dgn tenaga ahli di  Unpas Setiabudhi sekitar pukul 14.00. Meeting pun berakhir pada pukul 16.00.

Saat setelah meeting itu, saya merasa galau. Naik angkot or gojek ya? hoho. Udah jam pulang buka puasa, pasti jalan macet. Dgn kondisi hape yg hanya 15% saya memutuskan pada saat diluar ruangan untuk naik gojek, maksudna mah biar ga kena macet haha. Kemudian saya memberikan informasi kepada Pa Suami kalau saya akan naik gojek sampai Cicaheum

Ternyata sesampainya di pinggir jalan raya setiabudhi, saya berubah pendirian untuk berangkat menggunakan angkot, karena waktu itu saya berpikir saya bisa membereskan tilawah Surat Al Kahfi  di angkot.

Okelah langsung berangkat lah dengan angkot, hingga daerah Pusdai. Alhamdulillah membaca Surat Al Kahfi pun selesai. Saat itu waktu sudah menunjukan pukul 17.00. Was was pun melanda, hawatir sampai terlambat di sekolah Pa Suami. Saya pun memutuskan untuk meneruskan setengah perjalanan dgn menggunakan gojek. Nah baru saat itu saya akan beritahu Pa Suami, kalau saya sudah memesan gojek hingga Lp Sukamiskin. Dan ternyata sebelum menyampaikan pesan itu, masuk chat WA dari Pa Suami, kalau beliau akan berangkat menuju cicaheum untuk menjemput saya sesuai dgn kesepakatan awal

Bingung, kesel campur aduk ditambah pulsa tlp abis lagi, baterai tinggal 10%. Karena gojek sudah dipesan ya sudah tunggu dulu aja, dan ga nunggu lama, Pa Gojek pun datang. Naiklah dan sesaat setelah itu hape berdering, berharap klo La Suami membaca Wa yg saya kirim. Dan alhamdulillah yg menelepon memang beliau. Ternyata beliau sudah sampai di daerah caheum, sontak jadi bingung lagi.

Salah saya si diawal ga kasih info yg CLEAR dan Pa Suami pun tidak mengCLARIFY terlebih dahulu, fiksnya seperti apa. Akhirnya Pa Suami bilang "gapapa berhentinya di Lapas Sukamiskin aja, nanti aku ikutin bunda dari belakang"

Baiklah, jawabku

Akhirnya sesampainya di depan Terminal Caheum, saya melihat Pa Suami sdg memperhatikan motor yg lewat dihadapannya berharap bisa melihat istrinya, dan faktanya ketika saya persis akan lewat di depan beliau, ada angkot yg menghalangi yg kemudian membuat saya berpikir kalau pa Suami tidak melihat saya. Ahhhh alamat nunggu disana ini mah, mana telp ga diangkat-angkat lagi. Kesel lah 😅😅😅

Dan ternyata tiba2 Pa Suami ada disamping gojek  saya yg sedang melaju, bingung campur seneng ternyata beliau liat saya dan lgsg menyusul saya, terharu hihi

Dan setelah saya tanya, ko td liat si klo lewat, kan kehalangan angkot? Tanyaku

"Iya, Hubby liat helm bunda trus jaketnya, jadii ya udah susul aja deh" jawab Pa Suami

Oh ternyata beliau ngeuh dgn kehadiran sata saat itu, maafkan ya Bi dah kesel yg ga jelas. Salah saya juga saat itu tidak memberikan info yg CLEAR and CLARIFY dgn segera. Semoga kedepannya bisa lebih baik lagi 😊

Ridha Hidayani, M.Pd
Learning Consultant

#level1
#day8
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Komentar

  1. Testomaster Give up low intensity cardio. For those who have spent hours on the treadmill or elliptical machine and seen very little reduction in belly fat after months of workouts then you should switch to interval training courses. It has been scientifically which could burn more fat in shorter exercise sessions. Now the exercise part is easy anyone can figure out how to walk run cycle swim etc. http://gojivitafacts.com/testomaster/

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Program Exe

Analisis Input-Proses-Output

Suamiku