Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2017

Aliran Rasa Game Level 1 Bunda Sayang IIP

Konsisten dan komitmen Ya 2 kata itu yg selalu terlintas dipikiranku ketika bergabung di Institute Ibu Profesional. Dua kata yg tak mudah dilakukan. Dua kata yg memerlukan kerjasama utamanya dengan suami. Tugas tugas yg diberikan kadang baru dikerjakan menjelang deadline, seperti aliran rasa ini. Namun ku tak menyesal karena melalui materi materi khususnya di kelas Bunda Sayang game level 1 ini, saya menemukan jika seringkali slek yg terjadi saat ini karena faktor komunikasi yg kurang baik, utamanya tidak CLEAR and CLARIFY. Alhamdulillah dalam tantangan pertama 10 hari kami bekerjasama untuk melaksanakan poin tersebut dan alhamdulillah banyak perubahan yg terjadi. Saya bersyukur bergabung di Bunsay IIP, karena saya menemukan banyak hal baru, menyadari salah saya dimana, dan belajar bagaimana memperbaiki kesalahan tersebut 😍

CLEAR and CLARIFY #PART 10

Hari ini hari ke 10 dalam menerapkan CLEAR and CLARIFY dengan Pa Suami. Hari ini kebetulan memang beliau ada tugas dari jam 9-11.00 rencananya. Alhasil permintaan saya untuk ditemani ke pasar sepertinya agak sulit dikabulkan. Ya udah, ke pasar sendiri aja kalau gitu. Namun ternyata setelah saya siap berangkat ke pasar, Pa Suami bilang kalau beliau akan mengantarkan saya ke pasar hihi Singkat cerita sudah adzan dzuhur, dan beliau mengabarkan lagi kalau akan pulang sekitar jam 13.00. Saya pun langsung melanjutkan masak dan mencuci pakaian. Hingga pukul 13.30 kemudian beliau mengabari lagi kalau baru bisa pulang jam 14.00. Pada saat itu saya jawab saja iya, karena prediksi saya, beliau akan sampe sore di sekolah dan benar saja hingga menjelang ashar baru ada kabar lagi wkwk kalau sore baru bisa pulang. Mungkin karena merasa bersalah beliau menawarkan kepada saya ingin dibelikan apa ketika pulang nanti. Saya pun menjawab "bubble green tea di tempat biasa aja ya?" hehe, pintaku ...

CLEAR and CLARIFY #PART8

Well berusaha komit untuk setiap hari nulis, ternyata kemaren lgsg tepar setelah sampaj rumH sehabis bukber di Sekolah Pa Suami Ada hal menarik yg bisa saya ceritakan terkait poin CLEAR and CLARIFY, jadi ceritanya sebelum saya berangkat ke Sekolah Pa Suami di daerah Pasir Impun, saya ada jdwal meeting dgn tenaga ahli di  Unpas Setiabudhi sekitar pukul 14.00. Meeting pun berakhir pada pukul 16.00. Saat setelah meeting itu, saya merasa galau. Naik angkot or gojek ya? hoho. Udah jam pulang buka puasa, pasti jalan macet. Dgn kondisi hape yg hanya 15% saya memutuskan pada saat diluar ruangan untuk naik gojek, maksudna mah biar ga kena macet haha. Kemudian saya memberikan informasi kepada Pa Suami kalau saya akan naik gojek sampai Cicaheum Ternyata sesampainya di pinggir jalan raya setiabudhi, saya berubah pendirian untuk berangkat menggunakan angkot, karena waktu itu saya berpikir saya bisa membereskan tilawah Surat Al Kahfi  di angkot. Okelah langsung berangkat lah dengan angk...

CLEAR and CLARIFY #PART9

Di hari ke 9 ini saya akan share ttg pengalaman menarik saya dalam menerapkan CLEAR and CLARIFY bersama Pa Suami 😉 Hari ini ceritanya beliau sibuk dengan akreditas, padahal hari ini itu weekend😣😣 Biasanya waktu buat me time sama Pa Suami, tapi kali ini harus merelakannya Awalnya beliau bilang akan berangkat jam 8.00 dan pulang jam 11.00 WIB. Mendengaf hal tersebut saya ngerasa seneng, karena kemungkinan untuk dijemput saat pulang siang setelah training menjadi lebih besar 😛 Sampai saya setelah training beres sekitar jam 12.00, Pa Suami mengabari saya kalau dia akan stay di sekolah sampe sore. Sorenya ga jelas jam berapa, 😯 Okelah, karena di kantor juga ada rapat mendadak, saya pun memutuskan untuk ke kantor sebentar. Karena masih berharap bisa pulang bareng dengan Pa Suami. Dan ternyata hingga rapat usai sekitar jam 2, Pa suami belum juga memberikan kabar sore jam berapa yg dimaksud. Akhirnya saya pun memutuskan untuk ber...

CLEAR and CLARIFY #PART7

Hari ini paling nyesek itu adalah ketika saya tidak berhasil memenuhi janji saya untuk membuatkan suami saya, balado patin untuk makan sahurnya tadi pagi sebelum saya bertugas ke Jakarta Hal ini konsekuensi dari pilihan untuk berkumpul dengan teman2 kami untuk bukber sama di sore kemaren. Saya sudah meminta untuk pulang lebih awal dan ternyata beliau meminta waktu lagi untuk bercengkrama. Dan Alhamdulillah Pak suami pun mau memaklumi capenya saya saat itu ditambah saya harus berangkat pagi ke Jakarta. Singkat cerita td pagi saya bangun jam 03.10, untuk mandi, siap2 dll. Dan di lusa sore kemaren, saya memesan kepada Mas Taruna untuk mengantarkan galon ke rumah. Mas Taruna pun mengiyakan dengan konsekuensi dia akan mengirimnya pada jam sahur. Saya pun setuju dengan usul beliau karena bisa sekalian saya siap2 berangkat ke Jakarta Kemudian saya mandi dan siap2 layakna seseorang yg akan bepergian, dan tiba2 suami saya menanyakan, "Mas Taruna jadi kan lewat pasar nantinya?" tany...

CLEAR and CLARIFY #Part6

Hari ini kami (saya dan suami) terjadwal untuk buka bersama dengan teman teman SIAWAREs 27. Kumpul kumpul bagi kami merupakan suatu kebutuhan dalam rangka menghilangkan penat. Sedikit cerita, awalnya kami malas untuk mengikuti kegiatan. Karena dari saya sendiri, mendadak rada2 badmood karena saya harus ke jakarta dini hari. Adapun dr faktor Pa Suami, ternyata beliau memerlukan waktu lebih banyak untuk menyiapkan akreditasi di sekolah sehingga telat untuk menjemput saya jam 4 sore di kantor. Akhirnya di parkiran motor kantorku, kami memutuskan untuk ikut bukber HANYA sampai pukul 18.30. Tentu keputusan ini diambil diselingi adanya perdebatan yg cukup alot 😅😂. Karena Pa Suami banyak PR dalam menyelesaikan rapor adapun saya, saya harus istirahat lebih awal karena harus ikut meeting di Jakarta. Saya rasa ketika itu kesepakatan yg kami buat cukup CLEAR and CLARIFY  sehingga kami melanjutkan perjalanan ke tempat bukber bersama yaitu di freddo coffeshop. Singkat cer...

CLEAR and CLARIFY #PART5

Hari ini adalah jadwal bukber soulmate pas kuliah S1 di Chingu Cafee. Awalnya ragu buat nerima ajakan sobat ini, karena ngerasa ga enak sama Pa suami, klo sampai harus beliau ga ikut shalat tarawih berjamaah di Masjid. Namun saya beranikan diri untuk menerapkan CLEAR and CLARIFY dalam hal ini. Ketika pertama kali diajak, saya langsung mengutarakan keinginan saya berkumpul dgn sahabat sahabat saya. Sebisa mungkin tugas saya sebagai istri tetap harus dipenuhi seperti membuat makanan buka/menemani suami berbuka puasa. Akhirnya, hari ini jadi bukber dgn kesepakatan seperti yg sudah direncanakan, yaitu saya menemani beliau makan di Masjid Istiqomah baru ketika selesai saya bergegas menuju cafe tempat dimana pertemuan sahabat berlangsung. Ternyata alhamdulillah, hari ini kami bisa melaluinya dgn baik, terutama bagi saya pribadi. Karena saya tetap dapat melaksanakan tugas saya melayani suami namun tetap bisa melakukan me time (bercengkrama) dengan sahabat2ku. Terima kasih hubby buat penger...

CLEAR and CLARIFY #Part4

Ga kerasa udah hari ke 4 aja buat latihan CLEAR and CLARIFY Hal ini terkait share location and alamat. Jadi ceritanya siang ini saya order cheese cake tiramisu ke temen satu komunitas saya di IIP, ceritanya kue itu akan diambil oleh Pa Suami karena memang jarak kantor ke toko kuenya tidak terlalu jauh. Singkat cerita, suami saya meminta agar saya share location dari toko kue tersebut. Setelah itu saya meminta kepada owner toko kue untuk share locationya dan taraaaaa lgsg saat saya menerima location, lgsg saya forward ke Pa Suami hihi Namun keanehan setelah itu terjadi, sekalian minta alamatnya ya, pinta Pa Suami. Nah loh, kan udah share location kenapa mesti pake alamat siii 😂😂😂😅 Lgsg aja saya spontan, "ai ini apa (menunjukan pesan location yg saya lirim sebelumnya)" "itu mah location, ga ada alamatnya" jawab Pa Suami Seketika itu juga saya baru sadar klo pake google map ga muncul jalannya klo hasil share locatio...

CLEAR and CLARIFY #Part3

Pengalaman hari ini dalan menerapkan "CLEAR and CLARIFY", seru lah 😂 Di sore hari inj, saya meminta kepada suami untuk diingatkan menjemur pakaian. Maksud saya meminta untuk diingatkan adalah supaya saya ingat klo suami menjemur pakaian sebelum berangkat tarawih 😂😂😂😂 Kemudian suami saya mengingatkan saya mengingatkan saya untuk menjemur pakaian dan kemudian saya berkata "tolong bawain pakaiannya ya Yah" Seketika itu juga suami saya memasang wajah keheranan (bertanya2, kenapa jadi si gue yg suruh bawa pakaiannya, perasaan tadi instruksinya "cuma ngingetin Bunda buat jemur pakaian sebelum berangkat tarawih" 😂😂😂😂😂😂😂😂😆 Oke, seketika itu saya menyadari. Ada informasi UNCLEAR yg saya berikan kepada Pa Suami. Saya pun menjelaskan maksud dibalik permintaan "untuk diingatkan menjemur pakaia...

CLEAR and CLARIFY #Part 2

Hari ini dari pagi sampai malem full dgn agenda training di hotel sehingga ada beberapa kesepakatan pembagian tugas rumah antara saya dan suami Sebelumnya saya ingin bercerita bahwasannya saya memiliki kulit tangan yg sensitif akhir akhir ini, sehingga tugas rumah yg berkaitan dengan sabun seperti mencuci piring dan baju, Pa Suamilah yg menghandle tugas itu Saya pun mulai mempraktekan kembali CLEAR and CLARIFY, atas tugas tugas yg akan dikerjakan oleh Pa Suami selama di rumah. Ada dua tugas utama yg akan beliau lakukan yaitu mencuci piring dan mencuci baju. Dan Alhamdulillah pesan itu diterima dgn jelas dan sesuai dgn yg saya inginkan hehe. Tanpa merasa ga enak atau dll. Alhamdulillah suami pun dgn senang hati menerima tugas tersebut 😉 Ternyata ya seru seru gampang ya buat menerapkan CLEAR and CLARIFY. Senengnya itu adalah pesan yg kita ingin sampaikan sampai dengan benar kepada si penerima pesan, hehe. jangan lupa pakai hashtag #level1 #day2 #tantangan10 hari #komu...

CLEAR and CLARIFY #PART1

Jujur ketika saya membaca materi ttg komunikasi di kulwap Bunda Sayang, masih banyak yg perlu saya pelajari dan terapkan bersama dengan suami saya. Karena kami belum memiliki momomgan, maka saya akan konsen untuk memperbaiki komunikasi dgn suami saya terlebih dahulu. Poin yg saya akan coba konsistenkan selama 10 hari kedepan yaitu CLEAR and CLARIFY. Mengapa saya memilih poin ini? Karena saya merasa, bumbu rumah tamgga berupa perselisihan yg terjadi diantara kami diawali karena informasi yg diberikan todak UNCLEAR dan UNCLARIFY. Saya dan suami saya seringkali memberikan informasi yg kurang jelas dan sama-sama tidak melakukan konfirmasi apakah persepsi yg diterima sama dengan persepsi yg diinginkan. Malam ini, saya dan suami bersepakat untuk mengasah komunikasi agar lebih CLEAR and CLARIFY. Contoh realnya seperti apa? Dimulai hari inj saya pribadi saya berkomitmen untuk mengutarakan pesan dgn to the point (tidak menggunakan "kode-kode"). Sebenernya buat saya pribadi komitm...