Menjadi Pemain atau penonton?
Sejauh apa yg kita lakukan, pasti selalu ada yg berkomentar
Mengapa demikian???
Sepenggal cerita yg diceritakan Kek Jamil di salah satu bukunya "Magnet Rezeki" patut direnungkan
------------------------------------------------------------
"Saya dulu pernah memaki David Beckham krna ulahnya dalam sebuah pertandingan hingga mendapat kartu merah yg mengakibatkan kesebelasan Inggris keluar dr kejuaraan paling spektakuler di dunia."tegas sang pelatih
Bukan hanya pelatih, para komentator bola, penonton pun tak luput memaki David Beckham
Namun apakah dgn adanya hujatan dan komentar akibat ulahnya,
Apakah Beckham menjd tidak memiliki penghasilan?
Apakah Beckham diberhentikan untuk bermain sepak bola?
Lantas apa yg saya dan para penonton laiinya peroleh dr memaki Beckham?
Jawabannya
Tidak ada sedikitpun yg saya peroleh dari hasil MEMAKI
------------------------------------------------------------
Dari cerita singkat di atas dapat kita ambil hikmahnya bahwasannya jika kita hanya menjadi penonton maka kita tidak akan mendapatkan apapun.
Maka bila anda menginginkan sesuatu, maka jadilah seorang pemain!
Sooooo, mau jd penonton atau masih mau jd pemain aja???
Komentar
Posting Komentar