BAYANGAN

Ada seorang gadis kecil, gadis ini memiliki orang tua dan kakak yang sangat perhatian. Semua kebutuhannya dipenuhi dan kasih sayang pun melimpah dr kedua org tua dan kakaknya. Begitu terus hingga akhirnya sang gadis pun beranjak remaja.

Sampai disaat remaja, sang gadis memiliki kebiasaan yang ia biasa lakukan di senja hari yaitu merenung, merenungi masa depan yg seolah nampak tak jelas dan terlihat "flat" alias datar-datar aja. Setiap hari dipikiranya hanya ada perbandingan dan perbandingan hidupnya dengan org lain, yg pada akhirnya tidak akan menemukan titik kepuasan

Hari demi hari sang gadis terus merenungi satu persatu org yang dianggapnya telah menemukan kebahagian, lalu dia pun berusaha menanyakan hal-hal apa saja yg membuatnya org itu (terlihat) bahagia.

Kemudian sang gadis pun memilih seorang teman sepermainannya, Nisa yg dirasa lebih bahagia drpd dirinya. Percakapan pun dimulai dan sampailah pd cerita tentang perjalanan Nisa di Jepang untuk kedua kalinya. Hingga akhirnya percakapan pun terhenti, ya seketika Nisa terdiam sebentar dan kemudian menceritakan bahwa org tuanya akan bercerai. Org tuanya hampir saja memutuskan utk pisah rumah, keadaan di rumah pun semakin kacau hingga membuat Nisa sebagai anak pertama merasa amat terbebani dgn keadaan ini. Sontak saja, mendengar hal tsb aku pun kaget bukan kepalang. Sosok yg Cerdas, periang dan berprestasi itu pun kini terdiam dan air mata pun keluar dari matanya.

Akhirnya sang gadis pun sadar bahwa ternyata dibalik keceriaan seseorang pasti ada ujian dibaliknya yg tidak kita ketahui. Layaknya sebuah bayangan yg akan selalu ada mengiringi badan ini bergerak. Ya kebahagian dan kesedihan selalu beriringan. Hal yg dapat kita lakukan agar dapat meminimalisir kesedihan adalah selalu mendekat pada sumber kekuatan yaitu Allah, layaknya bayangan akan hilang ketika kita berada di posisi terdekat dgn  sumber cahaya.

Ya tugas kita hanya terus mendekat padaNya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Program Exe

Analisis Input-Proses-Output

Suamiku